Sort… Why?

Posted on Oktober 31, 2008. Filed under: Pemrograman |

Sumber : elearning.amikom.ac.id

Sort adalah proses pengurutan data yang sebelumnya disusun secara acak sehingga menjadi tersusun secara teratur menurut suatu aturan tertentu.

Pada umumnya terdapat 2 jenis pengurutan :

+ Ascending (Naik)

+ Descending (Turun)

Contoh :

Data Acak : 5 6 8 1 3 25 10

Terurut Ascending : 1 3 5 6 8 10 25

Terurut Descending : 25 10 8 6 5 3 1

Untuk melakukan proses pengurutan tersebut dapat digunakan berbagai macam cara / metoda. Beberapa metoda diantaranya :

a) Buble / Exchange Sort

b) Quick Sort

c) Shell Sort

Bubble / Exchange Sort

Memindahkan elemen yang sekarang dengan elemen yang berikutnya, jika elemen sekarang > elemen berikutnya, maka tukar. Pengecekan dapat dimulai dari data paling awal atau paling akhir. Data paling akhir dibandingkan dengan data di depannya, jika ternyata lebih kecil maka tukar. Dan pengecekan yang sama dilakukan terhadap data yang selanjutnya sampai dengan data yang paling awal. Kembalinya data paling akhir dibandingkan dengan data didepannya jika ternyata lebih kecil maka tukar.

QUICK SORT

Membandingkan suatu elemen (disebut pivot) dengan elemen yang lain dan menyusunnya sedemikian rupa sehingga elemen- elemen lain yang lebih kecil daripada pivot tersebut terletak di sebelah kirinya dan elemen-elemen lain yang lebih besar daripada pivot tersebut terletak di sebelah kanannya. Sehingga dengan demikian telah terbntuk dua sublist, yang terletak di sebelah kiri dan kanan dari pivot. Lalu pada sublist kiri dan sublist kanan kita anggap sebuah list baru dan kita kerjakan proses yang sama seperti sebelumnya. Demikian seterusnya sampai tidak terdapat sublist lagi. Sehingga didalamnya telah terjadi proses Rekursif.

SHELL SORT

unsur-unsur yang tertentu dari jarak jauh satu sama lain (d posisi jauh) dibandingkan yang berulang kali. Nilai d mulai keluar sebagai masukan setengah ukuran dan masing-masing adalah halved setelah melewati deret. Elemen yang dibandingkan dan swapped jika diperlukan. The persamaan d = (N + 1) / 2 digunakan. Perhatikan bahwa hanya nilai integer digunakan untuk d sejak terjadi adalah divisi bulat.


Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.